FAKULTAS EKONOMI

Foto saya
surabaya, jawa timur, Indonesia
Pembangunan suatu negara tidak terlepas dari pembangunan di bidang ekonomi, sehingga untuk itu di perlukan dukungan SDM berkualitas di segala bidang khususnya di bidang ekonomi. untuk mencapai tujuan tersebut salah satunya dengan penuhan tenaga ekonomi yang handal. Potensi dan partisipasi masyarakat perlu digali dan dikembangkan dengan baiK. Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surabaya, dengan mendidik lulusan sma dengan ,masa pendidikan semester ( 3,5 s/d 4 tahun.
VISI : Menjadikan Fakultas Ekonomi UMSurabaya sebagi fakultas yang memiliki unggulan kompetitif dalam bidang Ekonomi, Baik akuntansi maupun Bidang Manajemen,di dalam pengembangan kompetensi moral dan intelektual serta penguatan daya saing dalam bidang Ekonomi, baik bidang Akuntansi maupun bidang Manajemen yang mengedepankan profesionalisme dan kemandirian untuk kebutuhan masyarakat dan kesesuaian kebutuhan Stakeholder.
MISI : Fakultas Ekonomi UMSurabaya diabdiakan untuk pengembangan pengetahuan ekonomi, baik Akuntansi dan Manajemen, memperkaya budaya ekonomis dan memajukan penelitian dibiadang Ekonomi, baik Akuntansi dan Manajemenberdasarkla peradaban islam.

Jumat, 27 Januari 2012

Pendidikan Berbasis Kejujuran dan Anti Korupsi


Written by dikti.go.id
Jakarta, 27 Januari 2012 – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh melantik pejabat baru di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam acara pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Graha Utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Senayan Jakarta, M. Nuh melantik 3 pimpinan perguruan tinggi negeri, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan staff ahli Kemdikbud.
Ketiga pimpinan perguruan tinggi tersebut adalah Aulia Tasman sebagai Rektor Universitas Jambi masa jabatan 2012-2016, menggantikan Kemas Arsyad Somad, Moh Hasan sebagai Rektor Universitas Jember masa jabatan 2012-2016 menggantikan Tarsicius Sutikto, dan RD Kusumanto kembali dilantik sebagai Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya masa jabatan 2012-2016 yang merupakan masa jabatan ke-dua kalinya.
Adapun Lydia Freyani Hawadi dilantik sebagai  Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menggantikan Hamid Muhammad. Pada kesempatan yang sama, dilantik juga Anna Erliyana, sebagai Staf Ahli Bidang Hukum Kemdikbud dan Kacung Marijan sebagai Staf Ahli Bidang Kerjasama Internasional Kemdikbud.
Dalam sambutannya, Nuh menyampaikan pesan kepada para pimpinan perguruan tinggi dan pejabat Kemdikbud agar dapat mengalakkan pendidikan berbasis kejujuran dan anti korupsi. Menurut Nuh, pendidikan ini harus dipupuk sejak usia dini sehingga ketika dewasa, mereka sudah tidak mengenal lagi kosakata "korupsi". Nuh menyampaikan pesan khusus kepada Lydia Freyani Hawadi sebagai Dirjen PAUD yang baru, " Ada dua pesan Bapak Presiden bagi pendidikan usia dini, yaitu tanamkan budaya antri dan budaya bersih, baik secara lahir maupun batin." ungkap Nuh. Dengan demikian anak-anak sejak usia dini telah diajarkan prinsip menghargai hak orang lain.
Kepada pimpinan perguruan tinggi yang baru, Nuh berpesan agar dapat menjaga dan mengembangkan tradisi akademik dan tradisi budaya yang telah dijalankan pimpinan yang sebelumnya. Pimpinan perguruan tinggi juga diharapkan lebih intensif berdialog dengan mahasiswa dengan sentuhan kepribadian, sebab mahasiswa merupakan anak bangsa yang patut diberi kasih sayang, perhatian, dan didengarkan aspirasinya. Pada kesempatan ini, Nuh kembali berpesan agar setiap perguruan tinggi dapat menjadi perguruan tinggi yang ramah sosial. Mahasiswa hanya dapat di keluarkan dari kampus jika tidak mampu secara akademik, kesulitan finansial tidak dapat dijadikan alasan untuk men-drop out seorang mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar